Mengapa anak susah membedakan huruf b dengan d?
Itulah salah satu alasan mengapa beberapa ilmuwan syaraf
(otak) berpendapat bahwa bayi tidak dapat diajari membaca sebelum usia
tertentu. Sebagian ilmuwan ada yang berpendapat bahwa proses membaca bisa dikenalkan
pada usia 3 tahun, tapi sebagian yang lain berpendapat bahwa usia terbaik itu
ketika sudah TK atau sekitar 4 atau 5 tahun. Yang jelas tidak ada satu pun
ilmuwan syaraf yang meneliti otak anak selama bertahun2 yang berpendapat bahwa
bayi bisa belajar membaca.
Sandra Aamodth, seorang pimpinan redaksi jurnal ilmiah ttg
syaraf terkemuka, Nature Neuroscience, menyatakan bahwa ada sebuah area dalam
otak yang amat penting dalam proses belajar membaca. Wilayah ini aktif ketika
seseorang ditunjukkan kata seperti “cat” dll atau bentuk huruf lain yang
berbeda akan tetap membentuk kata. Biasanya pada usia 3th bagian otak ini mampu
membedakan mana yang disebut gambar dan mana yg disebut tulisan (huruf).
Contoh, silahkan Anda mengetes anak usia 3th dengan bertanya, "apakah ini
gambar?" sambil menunjuk huruf arab atau cina (huruf yg belum pernah
mereka pelajari), hampir bs dpastikan mereka akan menjawab itu bukan gambar dan
mengetahui itu tulisan. Dari mana informasi tsb mrk dapat? Yah itulah hebatnya
manusia, yang punya tugas mencari pola, meskipun polanya tidak selalu sama
persis tapi masih bisa diidentifikasi pada level tertentu.
Ternyata perjalanan memahami huruf itu rumit, karena
meskipun sebuah pola sudah ditangkap, ada hal lain yang masih membutuhkan kematangan
otak untuk memahaminya.
Pengenalan bentuk kata dipelajari lewat pengalaman, sebagai
contoh bayi memahami bahwa yg disebut kucing itu yang bentuknya spt itu. Jika
dilihat dari arah manapun kucing tetap dapat diidentifikasi. Hal ini mirip
dengan bayangan manusia di cermin. Otak mengetahui bahwa orang yang berdiri di
depan cermin adalah sama dg orang yg berada di dalam cermin. Begitu juga bayi,
ketika mengamati ibunya. Dilihat dari sudut pandang manapun, entah itu dari
samping atau dari atas, bayi tetap mengenali ibunya atau org yg srg
berinteraksi dgnya.
Fenomena huruf b dan d itu mirip dengan bayangan cermiin.
Hampir semua anak kecil belum mampu berfikir jika karakteristik benda dan
simbol (huruf) itu berbeda, anak2 menganggap bahwa b dan d sama saja, sama
seperti pantulan bayangan di cermin. Coba Anda tuliskan huruf “b” lalu
berdirilah di cermin, huruf “b” yg Anda tulis berubah menjadi “d” di dalam
cermin.
Inilah yg menjadi alasan bbrp ilmuwan bersikeras bahwa
belajar membaca baru bisa dikenalkan ketika usia TK karena kesulitan2 anak
mengenali sesuatu yang abstrak . Dan menariknya, kesulitan identifikasi huruf
yang mirip ini akan hilang dg sendirinya ketika anak menginjak usia 7 tahun
meskipun Anda jarang meluruskan kesalahan mereka itu.
Itulah sebabnya ABACA flashcard lebih unggul dibanding
flashcard lain disebabkan memetakan kesulitan-kesulitan anak dalam belajar
membaca. Sehingga Anda akan menemukan bahwa suku kata “ba” berada di box 1, dan
“da” ada di box 2. Semua huruf mirip dipisahkan dalam box2nya agar lebih mudah
diidentifikasi.
Ujicoba yang pernah dilakukan, anak2 yg telah hafal box 1
sebesar 100% akan bs menyebutkan huruf2 spt b dan d tanpa kesalahan. Dan ketika
anak2 ini diuji dengan tulisan "qa" mereka akan spontan menjawab,
"Itu kebalikan "pa" ya?" karena mereka sudah mengenal
"pa" sblm "qa" diajarkan.
Semua pengklasifikasian yang ada pada ABACA membantu anak
meminimalisir kesulitan menghafal huruf atau suku kata. Jadi untuk
meminimalisir kerancuan tadi, ketika Anda mengajari anak Anda mk perlu
melakukan tes kesiapan terlebih dahulu (*baca cara mengetes kesiapan anak pada
artikel abaca yg lain), dan tidak melanjutkan ke box berikutnya jika huruf2
yang memiliki kemiripan belum dihafal.
Tidak dapat dipungkiri, meskipun sebagian ilmuwan berpendapat
anak2 baru bisa belajar membaca di usia TK, akan tetapi sebagian llmuwan juga
menyadari bahwa pada beberapa anak memang ditemukan apa yang disebut sebagai
early fluent reader, atau pembaca lancar usia dini.
Sebagian anak2 dengan kategori ini dapat mengidentifikassi
simbol (huruf) di usia yg sangat dini, misal 2tahun. Berikut testimoni Raka,
usia baru 2 tahun tetapi progresnya luar biasa. Raka bs dikategorikan sebagai
Early Fluent Reader karena usia baru 2th tapi dapat mengidentifikasi 12 suku kata
HANYA dalam waktu 6 kali pertemuan saja. Berikut testimoni keren Ibu Andhika di
Semarang, semoga terinspirasi.
Diena Ulfaty
Produsen dan Owner ABACA Flashcard
Komentar
Posting Komentar