ABACA bukan hanya game, tapi juga melibatkan pembelajaran simbol (huruf). Parameter yang diukur adalah tingkat kesulitan game dan materi yang diberikan. Materi yang dimaksud di sini adalah simbol/huruf. Dan bukan hal mudah mengingat segmennya adalah anak2 yang rata2 tidak memahami simbol (hal yg bersifat abstrak). Di sinilah letak tantangannya. Mengukur tingkat kesulitan game serta materi yang menyertai game tsb agar pengguna bisa menyelesaikan dan terus tertantang sampai semua kartu di setiap seri dapat dikuasainya. Tapi ada syarat2 lain yg harus dipenuhi agar tujuan ini tercapai. Salah satu syaratnya adalah PARA PENGGUNA GAME ADALAH ANAK-ANAK YANG TELAH DINYATAKAN SIAP ATAU MATANG. Ini untuk MENGHINDARI efek seperti tertekan, mental hectic, dll karena yang dipelajari adalah sesuatu yg abstrak. Mengapa hanya Anak yang Siap saja yang Bisa Memahami Simbol? Huruf atau angka, adalah simbol. Bukan benda. Misal simbol angka 5 itu adalah perwakilan dari benda2 yg dijejerkan sebany...